[ad_1]

ALGIERS (Reuters) – Aljazair akan membuka kembali perbatasan udara dan darat pada 1 Juni, tetapi langkah-langkah ketat akan diberlakukan untuk membatasi penyebaran virus corona, kata kepresidenan pada Minggu.

Hanya lima penerbangan sehari dari dan ke bandara Aljazair akan diizinkan “dengan kepatuhan penuh pada tindakan pencegahan yang ketat”, katanya dalam sebuah pernyataan setelah rapat kabinet yang dipimpin oleh Presiden Abdelmadjid Tebboune.

Rincian lebih lanjut akan diumumkan dalam seminggu, tambahnya.

Aljazair menutup perbatasan dan menangguhkan semua penerbangan pada Maret 2020 ketika jumlah infeksi COVID-19 mulai meningkat, tetapi penerbangan domestik dilanjutkan pada Desember tahun lalu.

Negara Afrika Utara itu sejauh ini mencatat 125.311 kasus virus korona, termasuk 3.374 kematian.

(Pelaporan oleh Hamid Ould Ahmed; Penyuntingan oleh Alex Richardson)

[ad_2]

Source link

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *